Lompat ke konten

TERKINI

Tragedi Silaturahmi: Sahabat Jadi Musuh dalam Semalam Karena Sebotol Miras di Bandung

Tragedi Silaturahmi: Sahabat Jadi Musuh dalam Semalam Karena Sebotol Miras di Bandung
Kapolsek Baleendah Kompol Tedi Herusman saat melakukan gelar perkara di Mapolsek Baleendah pada Jumat (6/10/2023) terkait kasus pembunuhan di Menggahang, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Grinnews.id – Persahabatan yang semestinya menjadi tali yang menyatukan, malah menjadi tragedi bagi Ade Sunawansyah (dikenal dengan Suuk, 32 tahun) dan Dian Herdiana (alias Bolong, 36 tahun).

Suuk, dalam amarahnya, mengakhiri nyawa Bolong di rumah korban yang berlokasi di Kampung Bukit Mulya, Manggahang, Bandung.

Sebuah perkelahian mematikan ini dipicu oleh perasaan tersinggung karena kata-kata yang diucapkan.

Pada 29 Juli 2023, kedua sahabat ini mengadakan pertemuan di rumah Bolong. Kompol Tedi Rusmana, Kapolsek Baleendah, membeberkan kronologi kejadian saat diwawancarai pada 6 Oktober 2023.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat Bambang Tirtoyuliono, Calon Wali Kota Bandung yang Bakal Dilantik 20 September 2023

“Pada saat pertemuan, kedua sahabat ini memutuskan untuk menikmati minuman keras. Namun, suasana menjadi tegang saat Bolong melontarkan kata-kata yang tak diterima baik oleh Suuk,” papar Tedi.

Sebuah perkelahian fisik terjadi antara kedua pria tersebut. Awalnya hanya dengan tangan kosong, namun Suuk melihat botol minuman keras dan sebuah batu. Dalam kemarahannya, ia menghantamkan kedua benda tersebut ke kepala Bolong.

“Meskipun orangtua korban berusaha melerai, namun, luka yang diderita Bolong sangat serius,” tutur Tedi.

Baca Juga :  Generasi Z Antusias Kunjungi Museum Gedung Sate Bandung, Teknologi Kekinian Jadi Magnet

Bolong dilarikan ke rumah sakit, namun naas, dokter mengumumkan kematiannya akibat luka serius di kepalanya.

Atas tindakannya, Suuk kini menghadapi ancaman hukum berdasarkan Pasal 351 ayat (3) juncto Pasal 338 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Telah terbit : https://regional.kompas.com/read/2023/10/06/170444878/tak-terima-dihina-pria-di-bandung-tewas-di-tangan-temannya-sendiri